<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332</id><updated>2012-02-17T04:21:52.069-08:00</updated><category term='pemilu.'/><category term='sekedar ngecap.'/><category term='poems'/><title type='text'>Dewi: Melihat Dunia dari Mata Saya</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332.post-8994460677176257189</id><published>2009-08-18T20:30:00.001-07:00</published><updated>2009-08-18T20:30:23.607-07:00</updated><title type='text'>Negeri di sebelah Negeri Van Oranje</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Saya sempat membicarakan novel ini dengan seorang teman via ceting dan secara kebetulan, enggak lama kemudian tahu dari teman saya yang lain bahwa ada teman satu SMU yang ikutan kontribusi nulis di buku ini. Judul bukunya "Negeri van Oranje", tentang kehidupan pelajar Indo yang mengemban 'tugas' S2 di Negara Kincir Angin. Saya sendiri sih, belum baca novelnya, tapi saya yakin, buku apapun yang membahas mengenai kisah pelajar separo 'ngere' di negeri orang dan membahas luar negeri dari sisi yang berbeda pasti enak dibaca. &lt;/span&gt;&lt;span style='font-size:1pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Saya jadi tergelitik untuk nostalgia dan nginget kembali masa-masa kuliah saya di Eropa dulu. Dulu kala (deu, kesannya dah lama banget, padahal cuman 7 taun lampau), saya dan teman-teman pernah ngobrolin bahwa:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;&lt;strong&gt;"Anak Indo yang anak orang kaya dan manja bakal sekolah S2 ke Australi. Yang kaya, tapi sedikit lebih berani pergi S2 ke Amerika. Dan yang nekat, pemberani tapi ngere pasti pergi S2 ke Eropa Barat." &lt;/strong&gt;He he. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Falsafah tadi sih sama sekali jauh dari benar, itu cuman akal-akal kita-kita aja untuk membesarkan hati sendiri bahwa orang-orang yang pergi S2 dengan keinginan sendiri ke Negara Eropa non Inggris adalah (calon) pelajar-pelajar yang pemberani. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Selain masalah bahasa, masalah budaya, masalah ekonomi juga enggak nanggung-nanggung suka bikin pelajar Indo di Eropa Barat meringis. Enggak ketinggalan pelajar Indo di Belgi, termasuk saya. Di Leuven, kota kecil bin imut-imut tempat saya tinggal selama satu taunan, cuman ada sekitar 20 sampe 30an pelajar dan ada sekitar 20an lagi masyarakat Indo non pelajar. Leuven ini identik dengan Bandung dan Jogja alias kota pelajar, so kota ini penuh dengan pelajar dari seantero Eropa dan Asia termasuk dari Belgia sendiri. Bahasa di Belgia ada tiga, Belanda, Perancis atau Jerman, tergantung lokasi kotanya dan Leuven termasuk kota yang boso Blandanya lebih kenceng. Walau begitu English is widely spoken. Tapi tetep aja kita bingung kalo kudu tanya-tanya ini itu, atau cari bahan masakan ala indo. Orang di Leuven, namanya kota kecil, beda banget sama orang di Jakarta. Disini orang lokal terbiasa liat stranger saking banyaknya pelajar asing, walau tetep aja Ndeso. Mereka terperangah waktu liah henpon sejuta umat saya (nokia 5110?) karena enggak semua teman saya berhenpon, ngapain, wong kotanya kecil kok, dan internet broadband murah banget. Disini enggak ada macet karena kotanya beneran selebar daun kelor doang, jalan kaki keliling kotanya mungkin cuman makan waktu 45 menit kali! Cuman, sama seperti kota di Eropa, apa-apa disini mahal, terutama kalau kita kurs-kan. Satu botol aqua  (enggak ada aqua gelas) harganya sekitar 10 ribu (kurs jaman dulu) atau 20 ribu (kurs jaman sekarang). Udah gitu, walau Belanda dan Belgia cuman beda dikit dari sisi lokasi di peta, tapi dari sisi topografi beda banget. Sepedaan di Leuven pernah bikin sepupu saya yang pelajar di Delft sempoyongan waktu genjot sepeda, karena jalanannya mengikuti topografi kota naik dan turun seenak jidat, entah jidat siapa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Walaupun begitu sih, saya enggak tutup kuping dengan selentingan yang bisik-bisik bahwa hidup saya tergolong 'mewah' buat ukuran pelajar Indo di kota saya tinggal. Saya naik sepeda ke kampus, tapi walau sepedaan saya sama-sama seken, sepeda saya merk Batavus. Studio saya cukup bersih dengan kamar mandi pribadi karena milik sebuah keluarga kaya di kota sebelah dan bukan kamar tanpa kamar mandi pribadi seperti milik beberapa teman saya. Beberapa teman saya menambah uang saku dengan kerja part time (yang sebetulnya ndak boleh kecuali dibawah sekian jam per minggu) mulai dari pencuci piring, penjual es krim sampai pengangkut container di gudang freight forwarding, sedang pekerjaan penambah uang saku saya adalah...... menjadi Penari Tradisional di KBRI. Teman yang lain menghabiskan waktu luangnya dengan nonton film download-an dari Kazaa (apa kabar tuh ya Kazaa skrg?), sedangkan saya masih bisa dugem walau cuman modal dengkul, karena kudu tahan berdiri lama alias enggak dapet duduk karena enggak beli minuman di kafe tempat dugem. Walau konotasi dugem disini adalah kafe yang muterin lagu-lagu top forty dari radio dan DJ semi professional, so jangan bayangin tempat macam Embassy yang penuh dengan pedandan, karena yang dateng pun cuman pake sepatu but atau kets dan bukan hak tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Walau banyak tersyok-syok dengan keadaan di sono, saya tetap enggak mau larut dalem stress. Kalo kata pepatah Cina, "kalo ketemu musuh bebuyutan, adopt his strategy." So, biar saya survive, saya pun mencoba bergaul dengan penduduk asli dan sesama pendatang, sekalian cari geberatan kalo perlu. Saya jadi banyak pengalaman dengan bergaul sama mereka. Bisa bikin satu blog post, kalo perlu satu buku dalam menulis cerita tentang hal ini. Saya pikir-pikir juga, kalau saya mau sekolah di luar negeri tapi hanya sekedar sekolah tanpa 'menikmati' perbedaan budayanya, kayanya kok rugi. Kalo hanya sekedar menghabiskan detik-detik bebas tugas -yang berharga banget- dengan main bersama teman satu bahasa doang, kayanya sih, sekalian aja kuliah di Indo. Lebih murah (mungkin) dan mungkin dengan kualitas lebih bagus(?). Daripada jauh-jauh naik pesawat 12 jam ke Eropa, tapi ending-endingnya jagongannya sama orang Indo juga.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Jadi yah, begitulah.... sepulang dari Eropa sono selain bawa cerita ajaib mengenai negara-negara di sana, saya juga membawa cerita unik mengenai orang-orangnya : sahabat-sahabat saya, teman-teman saya se-genk yang berbagai bangsa, sampai cerita mengenai keterkejutan mereka dengan budaya Indo yang ternyata begitu kaya. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial'&gt;Tentang falsafah bahwa "Anak Indo yang anak orang kaya dan manja bakal sekolah S2 ke Australi?" Enggak tau deh kebenarannya, yang jelas saya kualat karena sekarang saya nikah dengan lulusan S2 Sydney Uni, With Honours lagi! He, he, he.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974863283280189332-8994460677176257189?l=turike-dewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/8994460677176257189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974863283280189332&amp;postID=8994460677176257189' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/8994460677176257189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/8994460677176257189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/2009/08/negeri-di-sebelah-negeri-van-oranje.html' title='Negeri di sebelah Negeri Van Oranje'/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332.post-9216177516251619459</id><published>2009-04-18T02:35:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T02:36:27.947-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poems'/><title type='text'>Cerita capung yang kehilangan kunang-kunang-keping hati… (old post)</title><content type='html'>&lt;a title="Permanent Link: Cerita capung yang kehilangan kunang-kunang-keping hati…" href="http://naturi.blog.friendster.com/2006/08/cerita-capung-yang-kehilangan-kunang-kunang-keping-hati/" rel="bookmark"&gt;Cerita capung yang kehilangan kunang-kunang-keping hati…&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;From &lt;a href="http://naturi.blogs.friendster.com/"&gt;DIVA&lt;/a&gt;, August 25 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hey kamu,&lt;br /&gt;iya kamu…&lt;br /&gt;Capung yang lagi duduk termangu di pojok sana,&lt;br /&gt;Ayo sini, kemari…&lt;br /&gt;Duduk di sampingku.. ceritakan padaku apa yang terjadi…&lt;br /&gt;Sudah, jangan pikirkan kunang-kunangmu yang hilang, atau cawan hatimu yang retak…&lt;br /&gt;Lebih baik duduk disini dan mencari jendela atau pintu yang terbuka…&lt;br /&gt;Atau temani aku, mencari puzzle – kepingan hati…&lt;br /&gt;Katanya, hidup itu baru bermakna, kalau kepingan hati kita sudah penuh,… padahal setiap manusia pasti punya lubang di hatinya, yang perlu diisi agar makin penuh, makin hidup….&lt;br /&gt;Dan hati, tidak pernah penuh, selalu ada lubangnya, dan saat ini aku masih mencari sebentuk kepingan hati.&lt;br /&gt;Iya, tepat, katanya bentuknya seperti kunang-kunang,  mirip seperti punyamu yang hilang…&lt;br /&gt;Mari, duduk disini, kita nikmati hidup sambil mencari kepingan hati…Beritahu aku bentuk kepingmu yang hilang, mungkin aku bisa tahu dimana mencarinya.. Nanti aku beritahu juga milikku… siapa tahu kamu juga tahu… atau jangan-jangan kamu memegang keping hatiku? Ah… kita tidak akan pernah tahu…sampai saatnya&lt;br /&gt;Jangan biarkan gelisah dan resah meracau hari-harimu… ingat, jika ada pintu terbuka, masuklah, jangan kau intip jendela, atau kaupaksa membuka pintu yang lain.&lt;br /&gt;Karena membuka pintu perlu kunci, dan terkadang ”sahabat" kita di atas tidak mau memberikan kuncinya, dan kamu akan diberi kunci dari jendela atau pintu yang lain..&lt;br /&gt;Iya , iya,&lt;br /&gt;Aku tahu, kau sudah bosan,&lt;br /&gt;menunggu, mencari makna, membaca bentuk awan di langit, mencari arti tentang kunang-kunangmu yang hilang, ditepih tangan indukmu… Perlahan, jejakkan jiwa, tidak hanya tubuhmu, dengarkan alam berbicara, siapa tahu keping hatimu tidak jauh berada…&lt;br /&gt;Hey kamu,&lt;br /&gt;iya kamu…&lt;br /&gt;Capung yang lagi duduk termangu di pojok sana,&lt;br /&gt;Ayo sini, kemari… aku ada disini untukmu&lt;br /&gt;Duduklah di sampingku teman…. bersama kita cari jendela dan pintu yang terbuka buat kita…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974863283280189332-9216177516251619459?l=turike-dewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/9216177516251619459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974863283280189332&amp;postID=9216177516251619459' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/9216177516251619459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/9216177516251619459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/2009/04/cerita-capung-yang-kehilangan-kunang.html' title='Cerita capung yang kehilangan kunang-kunang-keping hati… (old post)'/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332.post-6626727032958718663</id><published>2009-03-03T06:35:00.000-08:00</published><updated>2009-03-03T07:52:20.479-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sekedar ngecap.'/><title type='text'>Indonesia / jakarta : lebih barat dari barat...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebulan di Jakarta selama masa 'liburan' saya dari kehidupan singapore membuat saya jadi lebih peka terhadap keadaan Indonesia saat ini.&lt;br /&gt;Pertama-tama, di awal awal kedatangan saya, saya sempat syok bin bingung melihat sebuah mall di kawasan Bunderan HI. Mall tersebut luar biasa besarnya, berisikan toko toko ekslusif barang branded, bahkan ada satu toko yang ekslusif banget, yang sorry nih, di Singapura aja belom buka. Yang bikin saya miris, ialah mall tersebut dibuka di masa krismon gini, dan penuh lagi! Seumur-umur, dari semua mall di dunia yang saya kunjungin, kok kayanya ini yang paling ekslusif, megah dan ajaib ajah! Denger-denger, ada mall lain yang lebih canggih lagi di daerah kelapa gading. Perasaan orang indonesia yang kaya gag banyak banyak amat deh... terus yang gag punya mau kemana?? Pasar? Taman monas yang udah ditutup???&lt;br /&gt;Terus, yang saya juga amati ialah sikap orang indonesia yang suka anti barat, padahal... orang indonesia tuh barat banget. Indonesia tuh lebih barat dari barat!&lt;br /&gt;Liat deh, disini orang kita dengan mudahnya beli majalah-majalah yang di luar negeri dibredel, dilarang sirkulasinya, atau dibatasi pembeliannya, misalnya majalah cosmo (setaun di singapore saya gag berhasil nemuin tuh majalah!) atau playboy (ini lagi...). Dengan gampangnya aja orang kita beli tuh majalah semi x di lapak lapak kaki lima, dijual di sebelah komik Conan (bikinan jepang), atau Majalah Bobo. Miris, miris.&lt;br /&gt;Sewaktu jalan-jalan ke Eropa dan amrik, setiap mau masuk ke tempat yang berbau judi (kasino) atau jual alkohol (diskotek, bar), saya pasti harus mengeluarkan ID (maklum, kita org Indo awet muda bukan?) . Bahkan setelah udah ngelahirin anak 1, di sing kemarin ID saya masih diperiksa.Di eropa walau alkohol dijual bebas, tapi untuk beli alkohol, rokok, dll kita harus nunjukin ID.&lt;br /&gt;Nah... di Jakarta? Halah.... saya bisa ke disko dari umur saya 18 taun, (untungnya saya bokek jadi gag pernah bisa beli alkohol), dan bisa lihat anak-anak muda underage nge-boat dan minum di rave party ancol, atau beli bir bintang di Circle K dan minum-minum di pinggir pantai Kuta. Mantap....&lt;br /&gt;Soal hape dan alat komunikasi, lain lagi... Nyaris tiap hari di FB saya ada update status " friend XXX has download FB application for blackberry." Saya sih nothing against blackberry, apalagi BB lebih murah baik alat dan langganannya di Indo drpd di negara lain. Cuma itu sesuatu yang lucu. Bayangkan, negara dunia ketiga, 20 persen penduduknya DIBAWAH garis kemiskinan, tetapi nyaris satu jakarta, or at least most people I know sekarang pakai Blackberry yang harganya jutaan perak. Some of them dapet gratis, some of them mengkhususkan untuk beli. Saya sama sekali gag masalahin. Yang saya sedihkan adalah pola pikir orang2 berpendidikan yang saya tahu/kenal, yang ngaku ke saya bahwa mereka harus ganti hape tercanggih tiap tahun karena malu sama teman-teman/arisannya, padahal kerja mereka tidak mewajibkan mereka untuk pakai alat komunikasi tercanggih, misalnya, ibu rumah tangga. Terpikir gag sih? bahwa penghasilan mereka, yang sebetulnya bisa dibelanjakan buat pasar dalam negeri dihabiskan cuman buat memompa devisa keluar dari negara kita tiap tahun, cuman buat beli hape doang asal Finlandia! Pinter pinter....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal baju??? Nah, lebih banyak gerai Mango dan Zara di tiap pojok mall, daripada gerai toko batik Allure, atau danar hadi, yang selain mahal, norak pula modelnya, kecil banget ukurannya. Paling pol pakai pakain batik kalo jadi pegawai negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belanja di tukang sayur, atau ke pasar, well, pastinya suruh si Mbak dong (udah bau, banyak copet pula), di sana cukup beli sayur ama bumbu dapur. Daging, Ikan, buah?? Beli di Karfur dong... murah dan segar! Ini hal yang ironis banget sebetulnya, karena dengan adanya hyper market seperti ini, pasar tradisional jadi mati. Apa pemerintah tidak membuat peraturan supaya toko modern dilarang buka berjarak misalnya 5 kilo dari pasar tradisional? Dan kalaupun peraturannya ada, mbok dijalanin gitu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi pornografi??? Yah, ini lagi... pake ada peraturan, tapi jauuuuuuh dari maksudnya... Ngomong2 apa ya maksudnya?? Soalnya saya bilang isi infotainment yang tentang kawin cerai, sinetron yang menjual mimpi, reality show seperti termehek-mehek, dan seratus macam show jiplakan lainnya (mulai dari acara komedi peniru Saturday Nite Live sampai Total Request Live) lebih parah dan merusak moral dari isi UU APP yang ribut soal jaipongan dan tari Bali... Daripada ngomongin porno2an yang kurang jelas batasnya, mbok ya bikin aturan yang jelas dan saklek, misalnya soal KORUPSI, soal LINGKUNGAN dan HUTAN LINDUNG, soal kebijakan ENERGI DALAM NEGERI.&lt;br /&gt;Yes, di amerika dan eropa semua bebas! Tidak ada peraturan mengikat,  mau samen leven, mau perawan ataupun enggak, mau bikin red llight distric. Tapi..... Disana yang namanya peraturan KDRT jelas, pemerkosa bisa dihukum mati, pelecehan seksual?? jangan coba-coba... ITU yang mestinya diatur... Melakukan hubungan seks dengan anak dibawah umur bisa dihukum, bukannya jadi selebritis seperti Syekh yang sakit jiwa dan punya istri umur 14....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liat isi sinetron dan film-film remaja... semua remaja bisa bawa mobil pribadi ke sekolah, kampus, ke mall. Di amrik? di singapore? Di eropa? rata-2 berkendaraan umum, mobil cuman segelintir aja man! Disini? gaji baru 5 juta, sudah kredit mobil, atau minimal, mo-cin deh...Kredit rumah nanti nanti dulu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang pakai Ipod di jakarta...padahal tahu kenapa Ipod diciptakan? Karena di barat semua orang naik kendaraan umum sendirian, dan butuh teman pendamping. Bukannya sekedar jalan di mall atau naik mobil terus pasang ipod di kuping, atau pakai ipod buat simpen data skripsi... emangnya gag ada USB external ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ngaku benci barat, benci barat, benci amerika, tapi acara favoritnya plagiatnya SNL, minum kopi starbucks daripada kapal api....&lt;br /&gt;Saya termasuk bersalah, saya ngaku. Saya lebih bangga diakui lulusan Eropa dibanding memberitahukan gelar S1 dalam negeri saya. Saya lebih bisa bahasa belanda dan inggris dibanding bahasa jawa. Saya lebih suka ke karfur dibanding ke Pasar tanah abang. Saya pakai clarins dan bukan citra.&lt;br /&gt;Saya bersalah, dan saya yakin kamu juga.&lt;br /&gt;(udah ah cape mengkritik indonesia :p, besok saya bikin tulisan yang memuji orang2 indo luar biasa yang saya kenal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974863283280189332-6626727032958718663?l=turike-dewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/6626727032958718663/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974863283280189332&amp;postID=6626727032958718663' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/6626727032958718663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/6626727032958718663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/2009/03/indonesia-jakarta-lebih-barat-dari.html' title='Indonesia / jakarta : lebih barat dari barat...'/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332.post-882094134415663282</id><published>2009-02-24T06:13:00.000-08:00</published><updated>2009-02-24T07:03:56.644-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu.'/><title type='text'>Pesta lima taunan</title><content type='html'>PEMILU datang lagi, hore.....&lt;div&gt;Ngeliat situasi PEMILU jaman sekarang memang beda dengan PEMILU jaman dulu. Dulu pemilu mah damai dan seru, lha gimana gag seru partai hanya tiga. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nah sekarang? Apalagi ditambah dengan sistim pemilu yang, yah... cukup bikin saya pusing. Bayangin kita harus milih caleg dan bukan hanya partai saja. Itu berarti kita harus melototin foto atau nama caleg yang ratusan atau mungkin ribuan dalam surat suara... kebayang deh tuh surat suara segeda apa. Udah gitu sekarang surat suara itu harus dicentang dan bukan di coblos. Bukannya gag efektif ya karena berarti panitia pemilu harus nyiapin banyak pulpen atau pensil. Padahal kalau pakai metode lama alias dicoblos kan di tiap bilik hanya nyiapin paku aja ya?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Terus, belum apa apa, sudah banyak banget deh berita berita yang lebih banyak enggak sedapnya. Misalnya nih, soal caleg yang enggak kompeten lah, kampanye terselubung lah sampai peralatan pemilu yang sampai sekarang masih belum selesai padahal pemilu tinggal 40 harian lagi. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kadang-kadang gue sedih, Kita kan sudah 10 tahun lebih reformasi, tapi kenapa keadaan secara politis masih belom berubah ke arah yang lebih baik? Well, ada hal-hal yang membaik, misalnya nih, caleg sekarang berasal dari berbagai lapisan masyrakat, bahakan kamu marginal. Ada loper koran bahkan tukang becak yang jadi caleg. Itu artinya demokrasi di negara kita sudah semakin membaik, dalam artian kesempatan untuk menjadi wakil rakyat tidak melulu didominasi oleh segelintir elit saja, seperti di jaman dulu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi di sisi lain, kok kayanya keadaan politik kita tuh panassss terus. Semua kebelet pingin jadi orang penting. Tokoh-tokoh lama yang sudah naik gunung, eh, deket-deket pemilu turun gung lagi. Artis ramai ramai jadi tokoh politik. Tokoh politik jadi ...makin berpolitik lagi. Semua pingin jadi pres, pres, pres,yang sayangnya bukan bandeng presto. Kayanya saat ini posisi seseorang selalu merupakan kursi panas. Gag tahan lama, soalnya dikit-dikit di demo. Yang memang beneran mesti di demo, malah gag di demo. Liat aja yang punya lapindo, siapa yang demo? Tapi ketua dewan perwakilan, yang mau nanggapin aksi anarkis malah di demo, ampe mati pula!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kayanya, dari semua orang yang saya tanyain tentang pemilu ini, jarang banget yang memberikan jawaban positif. Semua lebih pada ... pasrah. Padahal kan pasrah belum tentu memberikan kita pemimpin yang terbaik. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ditambah lagi kemarin ada, apa tuh, semacam 'permintaan' dari MUI agar tidak golput. Halah. Pilihan orang kok ya diurusin. Pilihan dalam pemilu itu kan asasnya LUBER. BER = bebas dan rahasia... Sama seperti memilih istri atau suami, atau pacar. Siapa yang bisa maksa? Lah, yang kaya gini kok diatur, mending yang ngatur undang-undang, ini yang ngatur sekelompok majelis yang mengatasnamakan suatu agama, yang notabene mestinya ngatur urusan agama dan ketuhanan. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jadi, gimana dong... mau ikut pemilu, bingung mau pilih yang mana, gag milih pemilu, dosa.. (katanya).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jadi, gimana dong? Mending kita bikin tebak-tebakan aja deh, siapa calon pres-wapres yang maju ke babak putaran pemilihan presiden mendatang. Kayanya itu lebih menarik daripada pusing soal pemilu .&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974863283280189332-882094134415663282?l=turike-dewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/882094134415663282/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974863283280189332&amp;postID=882094134415663282' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/882094134415663282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/882094134415663282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/2009/02/pesta-lima-taunan.html' title='Pesta lima taunan'/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332.post-40155324120148561</id><published>2008-12-11T05:53:00.001-08:00</published><updated>2008-12-11T05:53:26.838-08:00</updated><title type='text'>Cerita-ceriti</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Maap dah lama gag nulis, kan selama ini konsentrasinya ke &lt;a href='http://turike-diva.blogspot.com/'&gt;DIVA&lt;/a&gt; aja (soalnya Diva bisa pasang iklan, hihihihi). Anyway nih. Kadang2 suka gag tau mau nulis apa. Mau nulis kisah2 kehidupan *taela* suka bingung, mau nulis puisi, garing. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anyway, skrg ini krn siang2 suka di rumah *ngangon anak* terpaksa lah suka nonton acara TV indo, tentang reality show pencarian idola anak2. MAN! Jaman dulu kan ya, Idola anak anak nyanyinya paling banter HELLY, atau abang tukang bakso. Sekarang nih, anak2 nyanyinya mulai dari lagunya DEWA, Nidji, ampe ST12 (entah band mana lagi itu). Liriknya berkisar dari " aku… padamu syalalalal" , " ohhhh cintaku…"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Trus, ditambah jurinya nih, ada juri STYLE slash FASHION yang bergaya *sorry no offense ya* kebanci2an.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;YA AMPUN!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya bener2 gag ngerti yah? Apa sih maksud dari acara kaya begini? Ini kan tidak mendidik ya? Ngajarin anak2 nyanyi lagu orang tua, jelas dan ngawur, ditambah lagi membahas tentang baju peserta , please deh, emangnya ini fashion show? Emangnya anak2 udah ngerti mode, gaya, so-called STYLE?  Apalagi yang menilai tuh seorang yang bergaya-nya please deh, gag sesuai ama norma2 bangsa kita, dan makin ngajarin anak2 untuk memiliki preferensi seksual yang aneh. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, buat acara yg cuman memilih 1 peserta terbaik dr 5 peserta, ya ampunnnnnnnnn, lamaaaaaaaaaaaaaa banget deh. Bayangkan, 3 jam bo! Lagi2 nih, usaha2 produser buat cari duit dari iklan. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Longer airtime = more advertisement = more money. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah, mendingan produser2 kaya gini yang dikasih penyuluhan, biar lebih kreatif dan menghasilkan acara yang mendidik…&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Udah ah, saya mau nonton acara gossip dulu.. *LOHHHHHHHHHH*&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974863283280189332-40155324120148561?l=turike-dewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/40155324120148561/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974863283280189332&amp;postID=40155324120148561' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/40155324120148561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/40155324120148561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/2008/12/cerita-ceriti.html' title='Cerita-ceriti'/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332.post-7353384550474053944</id><published>2008-10-28T23:04:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T23:08:52.259-07:00</updated><title type='text'>Kecantikan: on beauty, guys and komitmen (previously posted)</title><content type='html'>(taken from my other blog on Friendster)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Does beauty still rules….&lt;br /&gt;PENTING gak sih cantik…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, waktu gue kecil (baca:masih di masa kuliah)… gue gak pernah ngarasa gak pede, terutama rasa ‘insecure’ di ‘bidang’ kecantikan. Rasanya, gak pernah tuh kekurangan ‘teman’ atau ‘teman-MAHA-penting’, hanya karena gue gak ngerasa cakep, atau gak menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria- di masa itu tentunya- rasanya lebih melihat ke ehm… inner beauty, atau sifat, atau sikap, atau apalah…..pokoknya, beauty ‘cuman’ jadi nomor dua atau tiga, atau malah ke 27. Cuman, sekarang ini setelah gue lulus (baca: tahun 2002 ke atas), rasanya kok, dunia makin berubah. Dan pria- di masa sekarang ini, tentunya ini cuman menurut gue aja ya - menjadikan kecantikan atau kewanitaan sebagai sesuatu yang MAHA penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Exhibit 1: Kira-kira beberapa bulan lalu. Seorang temen niat banget untuk ‘ngenalin (baca: ngejodohin) gue dengan seorang temannya. “Ganteng, pinter, lulusan luar, kerjaan OK, baik hati… pokoknya top lah!” Singkat cerita.. saya mau deh dikenalin…. Nah, pas hari H, saya tau, kalo ‘nekad’ tinggal di ruangan, pastinya bakalan dikasih kerjaan tepat di detik ke 59 dari jam 11:59 (believe me, gue tau banget bos gue yang tersayang itu). So, kerjaan minta data ke gedung sebelah saya percepat sebelum makan siang, jadinya bisa agak longgar dikit—dan gampang kabur tentunya. Cuman, resikonya ya itu, bye-bye lipstik, mascara dan blush-on, yang semua benda benda penting itu ditinggal di tas kerja di ruangan tercintaku itu. Walhasil tepat jam 1145 waktu temenku itu telpon dan “gue udah di deket kantor lo niy cepetan ke lobby ya jeng” gue cuman modal dengkul, plus lipstik + parfum pinjeman dari cewek2 front desk di lobby gedung gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan…. Temen gue itu sampe, dengan si cowo penting itu…mereka buka kaca.. trus mulai plirak plirik ke arah lobby sambil mencari wajah gue ini. OK.. Cowo itu sejujurnya.. cukup ganteng…… mukanya manis, dan gue bisa bilang kalo badannya build up hanya karena gayadia melihat (apa sehhhhhhhhhhh….) Gue bukan cewek matre dan gak ngerti soal mobil, tapi gue bisa tau itu mobil udah masuk kategori‘mobil gaul’.&lt;br /&gt;OK, matanya sibuk nyari-nyari…And semuanya kejadian begitu cepat. Si temen gue teriak “ Itu dia!” ( gue maksudnya…) dan.. gue bisa lihat di matanya…. Raut wajahnya yg tadinya senyum malu malu melihat wajah cewek2 penghias front desk langsung berubah jadi… kecewa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YUPP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecewa sodara sodara. Kecewa karena gue gak maha cantik atau menarik atau atraktif, atau apalah itu. Padahal ngobrol aja belom sama gue… And the supposed-to-be-lunch-date becomes boring . E-V-E-R. Sepanjang makan mahluk itu sibuk terima sms dan telpon dari entah perempuan mana aja. (penting ya buat ditunjukkin ke gue?). Sedih juga, padahal cowok itu keliatan banget bahwa dia pintar dan dari celetukan temen gue itu “ Dia tuh pengennya cewek pinter juga Tur…. Biar kalo ngobrol nyambung..” Ya iyalah, hare geneeee ama cewek bolot…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita…. Sebulan kemudian gue ketemu sama cowok itu. Ditempat g.a.u.l. kelas wahid DKI jakartatercinta ini. Tentunya gue gak negur (penting ya buat diinget inget kalau kita pernah kenalan?). Guess what.. Dia lagi bareng sama cewek MAHA cuantikkkkkkkk (kayanya sih) model gitu.&lt;br /&gt;Gue cuman ngakak. Ketawa. Ironis.&lt;br /&gt;Kalo pengharapannya begitu… mana mungkinnnnnnnnnnnnn gue bisa menang. Bendera putih deh…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuyman ya itu tadi. Pinter vs cantik. Kalo ini multiple choice dan ditanyakan ke 1000 orang lelaki diatas 75% jawabannya pasti milih yang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari jumat kemaren, saya ngobrol sama temen saya ( mantan cowo maha penting dalam hidup gue-percaya deh!). He talked about his newest so-called ‘love life’.&lt;br /&gt;“Iya Tur, pokoknya anaknya biasa aja, yang bikin gue tertarik, mungkin .. kepribadiannya ya?”&lt;br /&gt;H-A-L-O…… Kata Kepribadian? Bisa keluar dari orang yang sebelumnya selalu sibuk cerita mengenai mantan-mantan perempuan penting/maha penting dalam hidupnya atau temen temen deketnya dengan gayaseperti ini: ‘si anu yang bisnisnya sekian sekian, yang anaknya si anu, atau yang ‘duitnya lancar bener tur’.. atau ‘secara bokap gue tuh mantan pejabat’.. Buset deh… bendera putih lagi gue… Bisa-bisanya gitu ucapan kaya gitu keluar dari mulut cowok yang sebelumnya membahas bahwa “ehm, yang deket ada sih beberapa, TAPI semua bukan jaminan…siapapun yang deket sama gue bukan jaminan, karena gue kanpengennya serius.. mau kawin”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hello….. kawin, jaminan, belum mutlak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita lain lagi, masih hari jumat, gue ketemu sama sobat gue-cowok . Kita dah bertemen kira-kira 5 taunan dan baru 2 taunan ini aja kita akrab. Dari perbincangan, baru gue tau misi-visi- kehidupan cintanya (aduh telat banget sih gue……..). ”Gimana ya.. gue tuh… takut banget gitu akan komitmen.” “Kayanya gue takut kalo nanti komit gue gak bisa kasih yang mereka mau…..gue masih gini gini aja sih..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK, exhibit terakhir. Masih jumat, malem banget gue hang out sama another sobat-cowok lagi gue for bertahun tahun lamanya (OK, bukannya GR cuman jumat kemaren gue emang lagi sok gaul berat and banyak ketemu orang termasuk ketemyu mahluk2 itu). Bisa disebut sebagai ‘tempat sampah curahan hati gue’ selama tahun tahun terakhir, juga berperan sebagai ‘konsultan mode dan kepribadian’ yang gak dibayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah….. si sobat gue ini cerita tentang TTM2nya. Semuanya. Tentang ketakutannya akan komitmen, tentang TTM-TTMnya yg cuantikkkkk2 buanget. Tentang kegiatannya yang enggak banget deh buat dibahas di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, tiga cerita tadi .. Bahwa cowok2 tadi ‘takut’ akan komitmen. Cowok takut akan segala sesuatu yang ‘pasti’. Ikatan. Rasa sayang pastinya tetep timbul, cuman soal gue sayang sama siapa aja selain elo, dan yang mana aja, eitsss, terserah gue donk… Walaupun gue mau serius (baca; kawin), jangan harap kita bisa ‘saling mengikat’ kecuali gue udah mantep netepin pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Netepin pilihan sama yang kaya apa? Itu bisa macem macem. Mau yang maha cantik, maha beken, maha gaul, atau yang berkepribadian biasa biasa aja. Semua terserah kita.&lt;br /&gt;Itulah kesimpulan gue setelah jumat malem kemaren tanpa sengaja’ melebur’ dengan pria pria itu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan sehari jumat itu ngebuat gue makin ngerasa kalo sekarang ini… dunia menjadi sebuah kontes kecantikan…. Kontestannya ya kita-kita, perempuan single twenty something yang lagi ngalamin krisis ¼ abad. Jurinya? Pria-pria maha penting dalam hidup kita. Ataupun pria pria gak penting. Ataupun cuman sekedar pria doang. Kriterianya? Cantik itu mutlak.. dan kepribadian, umur, IQ dan EQ itu hanya ‘relatif’ Sekarang tinggal terserah kita, mau ikutan di mainstream itu dan daftar jadi kontestan, atau gak memilih jadi kontestan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat gue? Guess what… sampai sekarang, gue percaya bahwa masih ada cowok cowok single, ganteng, baik hati, pandai yang bakal jadi juri yang ‘relatif’. Dan gue yakin, salah seorang dari mereka itu pasti ada yang memenangkan gue di kontesnya, kalo gue emang berniat mendaftar. SUATU HARI. CHEERS!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: Sorry banget buat temen-temen gue sendiri yang gue jadiin exhibit di sini, gak ada maksud buat mempermalukan or whatever, ini cuman karena segitu gak gaulnya gue sehingga contoh / exhibit yang gue punya terbatas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974863283280189332-7353384550474053944?l=turike-dewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/7353384550474053944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974863283280189332&amp;postID=7353384550474053944' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/7353384550474053944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/7353384550474053944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/2008/10/kecantikan-on-beauty-guys-and-komitmen.html' title='Kecantikan: on beauty, guys and komitmen (previously posted)'/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332.post-5273107853926052042</id><published>2008-10-28T23:01:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T23:04:15.339-07:00</updated><title type='text'>Menikah (previously posted October 05)</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;(again, from my other blog in Friendster, previously posted in October 2005) It's funny to read this just now . The writer is now to her &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.friendster.com/daddynieh"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Sugar Daddy &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;late last year :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu --bulan kaleee... Untuk pertama kalinya saya brpikiran untuk menikah. Well, dari kecil sih semua orang pasti berpikir untuk menikah. But that time, saya bener bener merasa siap (setidaknya saat itu). Padahal, punya pacar jelas enggak, duit, jelas belum cukup. Tapi itulah naluri seorang perempuan...... Punya keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu, beberapa minggu yang lalu, saya datang ke sebuah 'pertemuan' dimana saya harus mengisi formulir, disana ada tulisan : Personal goals.. dan saya lupa apa yang saya tulis. Beberapa hari yang lalu, data formulir tadi dikirimkan ke saya: guess what apa yang saya tulis di kolom tsb : To be happy and raise a familiy.&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;MY GOD! &lt;/div&gt;saya cuman ketawa aja waktu baca data itu lagi.&lt;br /&gt;Saya rasa alam bawah sadar saya yang nulis waktu itu... (atau, karena lainnya? heheheehe, *wink-wink*)&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Naturi..... siap menikah? &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;hehehehe, semakin ke sini... semakin saya sadar, bahwa sebetulnya menikah bukanlah sebuah hal yang mudah, bukan sebuah hal yang dapaat cepat diputuskan dengan suatu pikiran dan nafsu impulsive....&lt;br /&gt;Menikah bukanlah jadi raja dan ratu sehari dengan busana puluhan juta, Bukanlah pesta 500 juta di hotel mewah, bukanlah mobil undangan yang memacetkan jalan --hanya karena yang menikah adalah anak pejabat or so called 'pejabat''&lt;br /&gt;MAsalah menikah bukanlah menikah dengan Anak Siapa, YAng hartanya berapa, yang rumahnya dimana....&lt;br /&gt;Kelanggengan pernikahan tidak akan diukur dengan kegemaran musik yang sama, gaya busana yang satu merek, pendidikan yang sebanding, bahkan tingkat religiusitas yang sama! (yang seagama aja byk yg cerei kan?)&lt;br /&gt;Menikah... ternyata butuh 2 orang --bukan 2 keluarga-- yang sama sama dewasa, sama sama berani tingkat tinggi, sama sama toleran dan berjiwa besar...&lt;br /&gt;NAfsu, seks, bunga 100 warna, peluk cium, cuman sekedar 'bumbu' Menikah, merupakan proses mengenal, menghormati dan menghargai pasangan kita-- yang tidak akan bisa kita lakukan kalau kita tidak mengenal diri sendiri, dan tidak menghargai diri sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan pertama yang harus anda ajukan kalau anda merasa siap menikah adalah: DO YOU THINK YOU KNOW YOURSELF THAT WELL? humm.... saya sendiri? heheheh tampaknya belum mau saya jawab sekarang.... not for public consumption gituh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; One last quote yang bagus sekali tentang pernikahan before I go: Menikah adalah...... bersedia untuk berlabuh, walapun kerlap kerlip lampu kapal pesiar dan cahaya di darat menanggil manggil... (woy, kapan gue ketemu pelabuhan gue! :p)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turike, pln pusat -- saat semua dah pulang, 16 53WIB, October 2005&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974863283280189332-5273107853926052042?l=turike-dewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/5273107853926052042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974863283280189332&amp;postID=5273107853926052042' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/5273107853926052042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/5273107853926052042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/2008/10/menikah-previously-posted-october-05.html' title='Menikah (previously posted October 05)'/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332.post-7396957703196332535</id><published>2008-10-28T22:59:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T23:00:50.385-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_C6oEFsdBLCA/Rtar0Xj5KuI/AAAAAAAAAAM/yPQzcu338bk/s1600-h/830958861l.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;maafkan aku, kalau aku mendahuluimu...&lt;br /&gt;mungkin aku kurang tawadhu.. Karena tanpa bilang2 kemarin kuserahkan amplop itu...&lt;br /&gt;tiada marah, dengki ,apalagi benci sewaktu menyerahkannya, namun hasilnya luar biasa... Banyak cerita dimana-mana, seperti seculut korek api di padang gersang, hasilnya membakar...&lt;br /&gt;Tuhan, &lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262451708064880194" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQf78mLa1kI/AAAAAAAAAD8/qLBk0ykU0W8/s200/830958861l.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;aku menyerahkan amplop itu dengan satu tujuan, untuk bersama dengan seseorang---memenuhi kaidah-Mu..&lt;br /&gt;Dan bahkan jauh sebelumnya, sudah ada banyak yang telah kulepaskan, dan semuanya adalah bagian dari ridho-mu..&lt;br /&gt;apakah aku salah melepaskan ridho-Mu&lt;br /&gt;apakah aku salah memilih dia apakah aku benar dengan menyerahkan amplop itu&lt;br /&gt;dan masih ada seribu 'apakah salah' lagi yang bisa kutanyakan....&lt;br /&gt;Tuhan, tunjukkan jalan bagi mereka yang harus membuat keputusan, dan kekuatan bagi aku yang harus menerimanya... agar tidak perlu ada amplop lagi yang membuat aku pusing sendiri...&lt;br /&gt;PLN PUSAT jam 7 malam... &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974863283280189332-7396957703196332535?l=turike-dewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/7396957703196332535/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974863283280189332&amp;postID=7396957703196332535' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/7396957703196332535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/7396957703196332535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/2008/10/tuhan-maafkan-aku-kalau-aku.html' title=''/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQf78mLa1kI/AAAAAAAAAD8/qLBk0ykU0W8/s72-c/830958861l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332.post-1844808156677704131</id><published>2008-10-28T22:44:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T22:46:49.343-07:00</updated><title type='text'>Enak ya tinggal di singapore...</title><content type='html'>Enak ya.... tinggal di Singapore...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pasti kata orang2 yang ketemu baru-baru ini... Kenapa kok enak, tanyaku balik? Ya, kan deket orchard road, ada MRT, bersih, teratur..Udah gitu tinggalnya di apartemen kan? Mana ngikut suami lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati saya suka cengar cengir... hehehehhe, belom tau dia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sih, setelah tinggal beberapa lama di Sing, saya memang menikmati atau setidaknya 'berusaha' menikmati tinggal di sini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jangan salah loh, tinggal di Singapore mungkin tidak 'senikmat' yang dibayangkan kalau kita sudah tau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal dimanapun, kalau emang bukan 'omah sendiri' pasti terasa berbeda...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, Singapore identik dengan Orchard -- kita sebut ocet biar gampang ehehhehhe...Tapi terus sampai sana ngapain? Walaupu ocet merupaka Avenue yang panjanggggg berisi pusat perbelanjaan, tapi jujur aja gag ada mall yang ngalahin spektakulernya Senayan City atau PS (Plaza Senayan and bukan Pasar Senin yaaa...)... atau tempat nongkrong seperti PIM dan Citos..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi gag ada 'tontonan' seperti di tempat2 yg saya sebutkan tadi.. maksudnya ABG indo atau anak kuliahan yang berdandan cihui2... Ada juga embak2 Singapore yang ceking2 (no harm yah buat yg emang ceking) dan... gag menarik deh! Terus penduduk Sing memang rata2 hidup di apartmen (condo) atau rumah susun (HDB), cuman beda sama kompleks apartemen di Indo dimana kita masih kenal tetangga sebelah, ada arisan, ada pertemuan penghuni....Wuah, tetangga di sini mah beda banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hri yang lalu saya sempet ketemu tetangga sebelah rumah saya pas dia pulang kantor.. saya senyum, dia bales senyum sepet, saya baru mau tanyakan apa kabar , eh dah keburu banting pintu... yah... nasib, kacang deeeeee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, disini tenaga kerja kan mahal, sehingga, mau punya mbok inem? forget it. Artinya, nyuci baru, setrika, masak, bersih2 rumah, semua kudu sendiri. Padahal di Indo kita bisa punya mesin cuci baju dan piring yang bisa membawa piring dan baju bersih sampe ke lemari... eheheheh, canda deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedanya juga dengan di Indo, tentu soal harga. Harga belanja bulanan (grocery), shopping, makanan, cukup mencekik. Awal2 datang saya suka mengkurs harga2 ke Rupiah, yang bikin saya suka mau pingsan kalau belanja. Sekarang ini sih saya gag berani ngekurs lagi, takut pingsan lagi. Makanan juga gitu. gag ada deh pisang goreng pinggir jalan 200 rupiah perbutir, yang ada cuman mantau 1 SGD, itu juga nyarinya di hawker dan resto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mendadak laper dimalam hari, wuaaaaahhh sia2 nunggu nasi goreng dok2, tek2, atau siomay...... paling apes manasin makanan tadi siang, kalo pas gag masak, atau kehabisan makanan, ya nasibbbbbbbbbbbbbbbbb deehhhhhhh Itu baru sebagian cerita2 hidup di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kenalan dengan temen2 saya yang pramugari, wuahhhh bisa ada ratusan cerita ttg tidak menyenangkannya berhubungan dengan orang asli sini. Singapore mungkin tempat yang menyenangkan buat tempat wisata, cuman untuk hidup, yah, tergantung kitanya. Saya sih enjoy aja, semuanya saya nikmatin, pedes, pait, nikmat...apalagi ada suami yang meneman :)Walau tentu saja, saya tetap rindu nasi goreng dok-dok jakarta :)) hehehehe.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974863283280189332-1844808156677704131?l=turike-dewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/1844808156677704131/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974863283280189332&amp;postID=1844808156677704131' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/1844808156677704131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/1844808156677704131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/2008/10/enak-ya-tinggal-di-singapore.html' title='Enak ya tinggal di singapore...'/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332.post-4870365509891635778</id><published>2008-10-28T22:42:00.001-07:00</published><updated>2008-10-28T22:56:11.565-07:00</updated><title type='text'>Sekedar Parodi...</title><content type='html'>Semalam saya dan misua (baca: suami) nonton Film judulnya: Meet the spartans.... Mestinya sih bertiga tapi teman saya yang satu endak datang :( . Wuah filmnya lucu tenan. Sebetulnya sih film itu merupakan film parodi dari beberapa film, mirip2 Scary Movie. Di indo sendiri kayanya jarang ya film spt itu, paling kemarin saya sempet liat ilan judulnya Film Horror, yg parodi beberapa film horror indo. Tapi saya juga endak tau apakah film itu akhirnya diputar atau tidak karena suhda keburu berangkat ke Sing. Kembali ke Meet The Spartan (MTS), di film ini semua hal yang sedang ngetop di Amerika diparodikan, mulai dari Britney spears dengan gaya bodohnya, Paris Hilton dengan gaya girlishnya, sampai Paula Abdulnya American Idol yang kadang2 suka memberikan pujian gag jelas selama jadi juri. Terakhir niy, setelah filmnya selesai dan end credits ditayangkan, ada lagi parodi tentang George Bush, dimana diakhir parodi tadi si president didorong ke dalam Jurang. Wuaaaaahhh, berani juga ya yang membuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat saya sih, film seperti ini cukup lucu dan cocok buat bahan berhaha hihi gag usah mikir lah nontonnya. Mungkin kalau di indonesia dibuat film seperti ini, wuaaaaah banyak banget yang bisa diparodikan. Mulai dari pemerintah sampai rakyatnya. Salah satu acara TV yang paling mirip dengan tipe film ini -parodi- mungkin program News dot com, yang dulu bernama Republik Mimpi. Itu juga pernah kena "sentil" sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pastinya, laku. Daripada nonton hiburan sinetron yang bintangnya itu2 juga, atau acara lomba nyanyi-lawakan yang berjam2 di satu TV swasta, mending ketawa2 nonton parodi bukan? Hayo, siapa yang mau membuat filmnya, mungkin mas-mas embak2 sutradara Indonesia yang sedang ngetop mau ?? Biar tidak hanya ribut2 dengan Lembaga Sensor film....heheheeh PEACE!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974863283280189332-4870365509891635778?l=turike-dewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/4870365509891635778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974863283280189332&amp;postID=4870365509891635778' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/4870365509891635778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/4870365509891635778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/2008/10/sekedar-parodi.html' title='Sekedar Parodi...'/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332.post-8524816129025606491</id><published>2008-10-28T22:25:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T22:56:38.406-07:00</updated><title type='text'>Kesempatan vs Pilihan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQf24mBMarI/AAAAAAAAAD0/QoMvqyRb5p0/s1600-h/IMG_0153.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262446141744376498" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 134px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQf24mBMarI/AAAAAAAAAD0/QoMvqyRb5p0/s200/IMG_0153.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Belajar Mencintai Seseorang Yg Tdk Sempurna Dgn Cara Yg Sempurna &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adaah kesempatan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pilihan yang kita lakukan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Berbicara tentang pasangan jiwa, Ada suatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil" &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak... &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;TETAPI &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974863283280189332-8524816129025606491?l=turike-dewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/8524816129025606491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974863283280189332&amp;postID=8524816129025606491' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/8524816129025606491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/8524816129025606491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/2008/10/kesempatan-vs-pilihan.html' title='Kesempatan vs Pilihan'/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQf24mBMarI/AAAAAAAAAD0/QoMvqyRb5p0/s72-c/IMG_0153.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974863283280189332.post-5871209408803470998</id><published>2008-10-28T22:21:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T22:25:19.740-07:00</updated><title type='text'>Jono dan Juminten</title><content type='html'>Taken from DIVA, Tuesday, July 19th, 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JONO DAN JUMINTEN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(terinspirasi dari sebuah tulisan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya punya teman dekat, sebut sajalah namanya… Jono… Jono ganteng, bodi gak bulet tp juga gak ceking, pendidikan lumayan—IP nyaris 3, kerjaan cukup OK, rumah and mobil sambil nyicil, prospek cerah lah…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuman satu kurangnya…. Jono selaluuuuuuuu sendiri—dalam arti kata ngejomblo. Pokoknya, setiap kali saya ketemu Jono, entah lagi gaul, dugem, reunian sampe acara kawinan selalu tanpa kencan. Tiap kali ditanya jawabannya mulai dari “lagi gak ada nih, cariin dong!” atau “ aduh, belom jodoh kaleeee”, or “ iyah, kayanya belom sreg aja ama dia”; terakhir, kalo jurus pamungkasnya keluar “Kayanya, gue masih takut disakitin, belom siap neh buat committ” JDAR!!, kayanya kita2 se-genk dah gak berani nanya lagi……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara fisik, Jono jelas menarik, kalau ngobrol pun omongannya bermutu, leluconnya lucu kaya srimulat + patrio. Cuman kenapa Jono selalu jomblo?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu punya temen juga seperti Jono? Mungkin gak mesti laki-laki, tapi bisa aja perempuan, sebut aja… Juminten– temen saya juga; wajah menarik, bodi standar, sarjana dan menarik buat diajak ngobrol….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau jangan-jangan anda sendiri yang seperti Jono? Sebetulnya tenang aja, karena saya yakin ada banyak Jono dan Juminten ini di luar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di Jagad raya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang sudah saya singgung di atas, tulisan ini terinspirasi dr sebuah tulisan di sebuah majalah “Impian Calon Pengantin”; tentang mengapa kita kok tampaknya sulit sekali untuk menemukan the “special someone” itu. Setelah ngebaca artikel tersebut dan setelah berhasil ‘mewawancarai’ Jono; saya mengambil kesimpulan bahwa terkadang nih, terkadang, kita suka terlalu blur dengan visi dan keyakinan diri kita dan ‘sedikit’ naïf, bahwa cinta a.k.a *the special someone* pasti akan datang. Seperti kata Cinderella” someday my prince will come” (aduh!). Dan sementara si cinta itu belom datang, ya…. “Jomblo aja dulu” kata Jono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, cinta akan datang allright, tapi kapan? Kita gak akan pernah tahu. Namun lebih seringnya lagi, cinta itu sebetulnya sudah datang dan mengetuk hati kita, mulai dari mengetuk pelan pelan sampai menggedor-gedor, namun ya karena sedikit di-blur itu tadi, kita tidak sadar….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So… bukan berniat menggurui niy, cuman,— karena saya merasa memiliki kisah yang mirip dengan Jono… eh Juminten maksud saya– mulai saat ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cintailah siapapun yang hadir dalam hidupmu, masalah jodoh atau bukan, itu nanti”. Memang kesannya klise dan desperate banget ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jodoh memang sudah digariskan, tapi percaya deh, segala sesuatu, tidak akan kita dapatkan kalau kita tidak berusaha… Terkadang usahanya dengan secara fisik—ya berusaha mencintai itu tadi—terkadang ya, dengan spiritual, alias mengharapkan agar tangan-Nya turun dan mendekatkan kita dengan ‘dia’. Saat ini, jujur, saya masih satu ‘kloter’ dengan ‘Juminten’ (singledom gituh), cuman saat ini, saya berusaha untuk mencintai siapapun yang berusaha untuk mencintai saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(So "jodohku", find me, Quick, before I melt ! haha!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NOTE:&lt;br /&gt;Setelah sekian lama mencari, saya akhirnya sudah bertemu dengan jodoh saya tahun lalu 28 oktober 2008, dan terbukti banget tulisan saya di atas, bahwa cinta tdk datang begitu saja, bahwa kita harus menerima usaha siapapun yang berusaha mencintai kita dalam hidup ini. ;P&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974863283280189332-5871209408803470998?l=turike-dewi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://turike-dewi.blogspot.com/feeds/5871209408803470998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974863283280189332&amp;postID=5871209408803470998' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/5871209408803470998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974863283280189332/posts/default/5871209408803470998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://turike-dewi.blogspot.com/2008/10/jono-dan-juminten.html' title='Jono dan Juminten'/><author><name>TURIKE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09131378965103590248</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_C6oEFsdBLCA/SQaUlkVBDVI/AAAAAAAAACo/LknRpp5WeFA/S220/Image061.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
